Aktivitas erupsi Gunung Semeru pada Rabu, 19 November 2025 kembali meningkatkan kewaspadaan warga di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Asap pekat dan guguran material vulkanik memaksa sejumlah warga di wilayah terdampak untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman, salah satunya di **Balai Desa Penanggal**.
Berdasarkan pemantauan lapangan, total **40 pengungsi** tercatat berada di pos pengungsian Balai Desa Penanggal. Mereka terdiri dari:
* **Dewasa:** 25 orang
* Laki-laki: 10
* Perempuan: 15
* **Anak-anak:** 11 orang
* Laki-laki: 7
* Perempuan: 4
* **Balita:** 4 orang
* Laki-laki: 3
* Perempuan: 1
Sejak sore hari, **tim Puskesmas Penanggal** melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi kesehatan para penyintas. Pemeriksaan meliputi pengecekan kondisi pernapasan, penanganan iritasi mata akibat debu vulkanik, serta pemantauan kesehatan balita dan kelompok rentan. Petugas juga memastikan ketersediaan logistik kesehatan dan kebutuhan dasar pengungsi tercukupi hingga situasi di pos pengungsian terpantau kondusif. Aparat desa bersama relawan dan tenaga kesehatan terus bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan aktivitas vulkanik Semeru serta memastikan keselamatan masyarakat yang terdampak.